BOGOR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabi’ul Awal 1448 H kembali hadir menyapa umat Islam. Momen ini bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, melainkan sebuah ruang refleksi untuk kembali menemukan arah di tengah dinamika zaman yang terus bergerak cepat.
Dalam rutinitas kehidupan modern yang sering kali terasa bising dan mengaburkan arah layaknya "gulita", sosok Rasulullah SAW kembali ditekankan sebagai pelita. Refleksi Maulid tahun ini mengajak kita untuk merenung: sejauh mana kita telah menjadikan Sang Kekasih Allah sebagai penunjuk jalan? Meneladani beliau kini berpusat pada bagaimana kita menjaga empati, menyebarkan kedamaian, dan mempertahankan moralitas di tengah krisis sosial.
Semangat meneladani ajaran Nabi ini turut disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor. Sebagaimana yang terlampir dalam "WhatsApp Image 2026-08-24 at 22.27.23.jpeg", Bidang Siber Media & Pengelolaan Opini Publik PC PMII Kota Bogor mengajak generasi muda untuk kembali menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan menyebarkan pesan kebaikan ke seluruh penjuru.
Di bulan yang penuh cahaya ini, pesan yang digaungkan sangat jelas dan relevan: Mari kita basahi lisan dengan shalawat dan hati dengan kerinduan kepadanya. Semoga keteladanan beliau senantiasa membawa ketenangan jiwa bagi kita semua, serta menjadi jalan untuk mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir. Aamiin. 💙💛